Semua orang di sini sedang menanti
Setiap pribadi punya kepentingan sendiri
Orang-orang berlalu-lalang
Mengurus berbagai hubungan dan barang
Semua demi uang
Jarum
jam asyik menari
Berputar
jalankan masa yang tak bisa kembali
Sementara
mereka masih di sana-sini
Kedua kakiku bosan menunggu
Bertumpuk sejajar bersandar di kursi tunggu
Mataku penuh harap pada nomor yang dituju
Dipanggil
beberapa angka terdaftar
Angka
Sembilan delapan akhirnya keluar
Badanku
tegak kaki berdiri tanda tak sabar
Dalam hidup harus sadarkan akal
Siap berjuang cukupkan bekal
Kalau masa belum datang kau harus lapang
Menanti langkah matang untuk menang
eL-faqir,2008
