Senin, 10 Februari 2014

Antri








Semua orang di sini sedang menanti
Setiap pribadi punya kepentingan sendiri

Orang-orang berlalu-lalang
Mengurus berbagai hubungan dan barang
Semua demi uang

        Jarum jam asyik menari
        Berputar  jalankan masa yang tak bisa kembali
        Sementara mereka masih di sana-sini

Kedua kakiku bosan menunggu
Bertumpuk sejajar bersandar di kursi tunggu
Mataku penuh harap pada nomor yang dituju

        Dipanggil beberapa angka terdaftar
        Angka Sembilan delapan akhirnya keluar
        Badanku tegak kaki berdiri tanda tak sabar

Dalam hidup harus sadarkan akal
Siap berjuang cukupkan bekal
Kalau masa belum datang kau harus lapang
Menanti langkah matang untuk menang

 


eL-faqir,2008