Minggu, 05 Januari 2014

Cerita Akhir Dan Awal Tahun, Kondang Merak Belum Lengkap



Selasa, 31 Desember 2013. Segerombolan remaja menjadwalkan untuk peringatan tahun baru 2013 bersama teman sekelas semester awal kuliah. Telah dua semester mereka tidak berada dalam satu kelas. Karena itu, mereka ingin mengadakan acara untuk merasakan kebersamaan awal kuliah mereka dua semester lalu. Dan kebetulan memang, ini adalah saat yang tepat untuk itu. Saat ujian akhir semester hanya tinggal satu hari. Begitu pula dengan tahun 2013 yang hanya tinggal hari ini saja. Peringatan tahun baru 2014 di pantai kondang Merak , Malang selatan menjadi tujuan mereka.
Namun, tahun hijriah menunjukkan “rabu wekasan”, yaitu rabu akhir bulan Shafar. Saat dimana diturunkan sekitar 300.00-an bala’ (bisa disebut musibah) kesialan. Situasi yang berbeda dari yang mereka harapkan. Walau begitu, mereka tetap berangkat. Mereka tidaklah menginginkan apa yang ada pada rabu wekasan, tapi mereka hanya ingin menjalin kebersamaan yang telah direncanakan dengan janji.
Kondang Merak, sebuah pantai yang indah di malang selatan dengan pesona yang masih alami dan belum banyak terjamah oleh orang-orang. Mereka yang berjumlah Sembilan belas orang berangkat sekitar pukul 13.00 dan diperkirakan dua jam mereka bisa sampai ke tempat yang telah dituju.
Tampaknya perjalanan mereka lancar. Jalan yang menanjak dan kurang bersahabat memang menjadi satu-satunya rute yang harus dilewati kendaraan mereka, yaitu mobil Suzuki Avanza dan Estilo serta tiga sepeda motor: Yamaha Vixion, Honda Revo, dan Honda Beat. Namun, hal yang tidak diharapkan terjadi saat mobil Esilo menaiki tanjakan bebatuan dan becek karena hujan turun sejak tiga puluh menit dari pukul 17.00.
Banyak orang yang berlalu lalang melihat serta bertanya kondisi mereka. Tapi, belum ada yang dapat membantu mereka menuju pantai. Mereka pun memutuskan agar teman-teman wanita pergi dulu dengan mobil Avanza dan dua sepeda motor. Sisanya enam laki-laki berada di tempat tersebut. Setelah dicek, hasilnya mengharuskan dua orang turun untuk mencari oli, karena habis atau bocor mungkin. Maka Sesar dan Mirza turun ke jalan bawah sekiranya mereka mendapat oli.
Setelah menunggu sekitar dua puluh menit, oli datang dan segera dituangkan. Mereka berusaha mendorong mobil beberapa kali, namun hasilnya nihil. Mirza memutuskan turun lagi bersama Badi’ untuk mencari bantuan. Sekitar 40 menit setelahnya, datang tiga orang yaitu Azim, Kholis, dan Rusydi adik dari Baroroh. Mereka bertiga membawa beberapa makanan dan minuman dari pantai. Tetapi, mereka semua tetap menunggu Badi’ dan Mirza. Beberapa saat kemudian, Iqbal dan Ahdiat naik untuk mencari bantuan di pantai, barangkali bisa diminta.
Sampai jam sepuluh malam, Mirza dan Badi’ sampai kembali di mobil yang mogok ini bersama mobil Truck yang akan menarik mobil ini kembali ke bawah. Di saat yang sama, datang pula Iqbal dan Ahdiat bersama mobil Jipp dengan tujuan menarik menarik mobil ke pantai. Mereka memutuskan mobil ini agar turun ke bawah dengan Mirza dan Sesar, sedangkan sisanya ikut mobil Jipp ke pantai beserta barang-barang yang diperlukan.
Perayaan tahun baru di pantai lumayan meriah, namun mereka masih menantikan kehadiran Mirza dan Sesar. Setelah perayaan, terlihat sepeda motor dari pos. Kabar gembira, itu adalah Sesar yang diantar oleh temannya. Maka mereka merayakan tahun baru ini semalaman bersama-sama dengan bakar-bakar, bernyanyi, juga berjalan-jalan di perairan mencari hewan-hewan di perairan dangkal. Akan tetapi, masih ada satu yang mengganjal dan menjadi beban pikiran. Mirza masih berada di bawah sana. Bagaimana keadaannya ?


1 komentar:

  1. Harrah's Philadelphia Casino & Racetrack - Mapyro
    Harrah's 김천 출장샵 Philadelphia 여수 출장안마 Casino & Racetrack in Philadelphia 전라남도 출장샵 is a casino 여주 출장안마 and racetrack located in Chester, Pennsylvania. 공주 출장안마

    BalasHapus